Jumat, 24 September 2010

"BERTAHAN SAMPAI KESUDAHANNYA"

Pendahuluan : Banyak orang ( orang percaya) bertanya  kenapa Tuhan Yesus sampai hari ini belum datang juga? Ciri ini menggambarkan orang yang hampir tidak mampu bertahan, iman makin goyah, kecewa, putus asa karena beratnya tekanan hidup, situasi hidup yang tidak menentu dan penderitaan semakin bertambah. Tetapi Allah berkata dalam firmanNya,"Tuhan tidak lalai menepati janjinya, sekalipun ada orang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat (2 Petrus 3:9), Haleluya. Inti dari ayat ini adalah, Allah menginginkan agar semua manusia SELAMAT. Luar biasa kasih Allah kita
.
Bacaan FA : MATIUS 24:13, " TETAPI ORANG YANG BERTAHAN SAMPAI PADA KESUDAHANNYA AKAN SELAMAT."


Menjelang kedatangan Tuhan Yesus kembali kedunia ini, Allah sedang menggenapi peristiwa-peristiwa Eskatologi (akhir zaman) melalui tiga bentuk tanda zaman yang berupa krisis-krisis.(1) Krisis Doktrin (ay 4-5) ditandai dengan munculnya pengajar-pengajar dan nabi-nabi palsu, sehingga terjadi penyesatan besar-besaran yang jauh lebih besar dibanding abad-abad pertama waktu gereja mulai bertumbuh. (2) Krisis Hubungan Antar Negara (ay 6-7a) yang ditandai dengan adanya perang antar bangsa yang kualitasnya melebihi perang sebelumnya. Contoh, Ketegangan antara Indonesia dan Malaysia yang berdampak keseluruh aspek, terutama bagi Tenaga kerja Indonesia yang ada di Malaysia yang dapat menimbulkan pengangguran besar-besaran. (3) Krisis Ekonomi (ay 7b) ditandai dengan terjadinya kelaparan dimana-mana. Misalnya, Etiopia, Korea Utara dan Negara lainnya. Namun hanya orang yang kuat saja yang mampu bertahan.
"Bertahan" dalam bahasa Yunani;" hupomone"= berlindung, tinggal tetap, tabah, ulet, tekun.

APA ARTI BERTAHAN SAMPAI KESUDAHANNYA?

1. TETAP BERTAHAN MESKIPUN ORANG LAIN MULAI BERANJAK MENINGGALKAN    YESUS.

Misalnya, Murid-murid tetap ditempat (bertahan) ketika murid-murid yang lain mulai beranjak meninggalkan Yesus. Mengapa mereka meninggalkan Yesus? karena tidak tahan terhadap ucapan-ucapan Yesus yang keras. Mereka menyangka bahwa sikap Yesus akan terus-menerus lembut walaupun ada sesuatu yang tidak beres ( Yohanes 6:60-69).
Contoh, Orpa telah meninggalkan Rut dan Naomi, mungkin dengan sikap Orpa tersebut memberi dorongan Rut untuk kembali kepada Bangsanya. Namun Rut tetap bersikeras mengikuti Naomi (Bertahan) (Rut 1:1-22). Sikap Rut perlu diteladani oleh semua orang percaya, karena ketegarannya yang tetap bertahan ketika saudaranya meninggalkan Naomi, LUAR BIASA.

2. TETAP BERTAHAN SAMBIL MEMIKUL BEBAN MESKIPUN PENDERITAAN DATANG MENINDIH.

Misalnya, Orang Yahudi Kristen yang di perantauan di jadikan Obor-obor di jalan-jalan kota Roma pada waktu itu. (Dibakar hidup-hidup). Selain itu Mereka juga di jadikan sebagai tontonan ketika Singa-singa mencabik-cabik tubuh Mereka.
Contoh, Ayub tidak membiarkan lidahnya bicara sembarangan, tidak menggunakan bibirnya untuk mengutuk Allah seperti yang dilakukan Istrinya. Sekalipun  Penderitaan menindih hidupnya Ayub yakin walau tubuhnya kembali menjadi debu, ia akan tetap melihat Penebusnya yang hidup. Ayub yakin dengan janji Pemulihan dari Tuhan ( Ayub 2:9-10 ; 19:25-26). Paulus meminta Jemaat Korintus dalam mempertahankan iman mereka untuk tidak tawar hati, meskipun harus menanggung penderitaan (2 Korintus 4:16-18).

3.TETAP BERTAHAN SAMBIL TERUS BERHARAP DAN BERPEGANG KEPADA TUHAN MESKIPUN KEMEROSOTAN MORAL TERJADI DIMANA-MANA.

Nabi Mika tetap berharap kepada Tuhan, walaupun seluruh israel dilanda kemerosotan Moral secara masal diantaranya ; sudah tidak ada lagi orang saleh dan jujur, pemuka menuntut, hakim dapat disuap, pembesar memberi putusan sekehendaknya, hukum diputar balikkan, anak laki-laki dan perempuan menghina Ayah dan Ibunya dan menantu perempuan  melawan ibu mertuanya, Sungguh Sadis !!!!( Mika 7:2-6).
Paulus menulis suratnya kepada Timotius bahwa keadaan manusia pada akhir zaman adalah Kemerosotan Moral (2 Timotius 3:1-5). Nabi Nuh tetap berpegang dan terus berharap kepada Tuhan walaupun seluruh dunia telah menentang Allah (Kejadian 6:5-9).

KESIMPULAN : Orang yang diselamatkan adalah orang-orang yang bertahan saat orang lain mulai beranjak pergi, bertahan sambil memikul beban penderitaan, dan bertahan sambil memiliki kehidupan moral yang baik. (Pdm. Samuel Lambok Nainggolan). Gbu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar